Nah. Begini ini klo orang lagi keranjingan ama blog di tambah kurang kerjaan. Jadinya tiap 'ari kerjaannya oprek-oprek Blog, walaupun itu blog udah di macem-macemin sedemikan rupa. hahaha.
Kemaren sibuk ganti template. Ngobrak-abrik mbah gugel cuma buat nyari templete yang bagus n oke punya. Dan, walah. Jadinya ya kaya gini deh. Abis itu, sibuk gonta ganti Nama Blog, dan yang akhirnya malah alay alay kek gini. wekeke. sebodo dah. Ntar2an juga gw ganti lagi
Dan sekarang, ribet bikin tanda tangan digital (cieelah) buat majang di Blog. Yeah, iseng2 berhadiah. Lumayan juga sih, hahaha. Thanx to aiz yang udah inspiring me buat bikin ttd aneh nan gajebo begini.
JENGJENGJENG. INILAH DIA
Muehehehehe... cuman begitu doangan sih. Tapi yah, not bad. Gampanglah nanti klo mau buat lagi. Tinggal klik, klik, klik, beres.
Kalo anda2 tertarik? Tinggal klik ini aja , rebes kok.
Aou Revoir~~
0 Siti Maesaroh
--sebelas tahun silam.
"APA ELU KATE BANG?? AYE KAGA SALAH DENGER, EH?" teriak seorang wanita yang tengah hamil besar. Berdiri dengan kedua tangan di pinggang dengan raut muka memerah.
"Suer, Nap. Abang kaga bo'ong, maapin abang Nap. Abang khilaf," jawab suaminya terbata.Bersimpuh di depan sang istri yang tanpa sengaja memergokinya sedang kencan dengan salah seorang bule berambut pirang. Jaenab yang tidak bisa menerima kelakuan suaminya, langsung melabrak mereka. Adu jambak rambutpun tidak dapat terhindarkan.Si bule yang tidak mempunyai ilmu bela diri Silat Betawi Sabeni, akhirnya menyerah kalah. Dan tinggallah sang suami seorang.
"POKOKNYE AYE KAGA MAO TAU, AYE MINTACER--AAAAAAHHHH--"
"Neng!! Neng kenapa neng?" pekik suaminya panik sementara sang istri terkulai lemas sambil memegangi perutnya. Bulir keringat sebesar bola golf meluncur dari kening dan juga lehernya. Matanya terpejam, dan samar terdengar erangan kesakitan dari bibirnya. Kelahiran anak pertama meraka di perkirakan seminggu kemudian, namun karena emosi yang begitu meluap, akhirnya air ketubanpun pecahh.
"Sabar ya neng, abang bawa ke dukun beranak," kata sang suami bersiap menggotong Jaenab.
“Bego lu ye bang, disini mah kaga ada dukun beranak, tau!” sang sitri masih sempet-sempetnya memaki sang suami. “Cepetan bawa aye ke rumah sakit,”
"I-iye, neng." angguk suaminya nurut. Yeah, Dia sama sekali tidak bisa membantah perintah dari istrinya, karena dia sudah tergabung dalam kelompok ISTI. Ikatan suami-suami takut istri.
Sekarang
“Sitiiiiiii,” pekik seorang wanita paruh baya dari arah dapur. Berpakaian daster lengkap dengan sebuah lap meja yang setia nangkring di atas pundaknya. Wanita itu adalah Jaenab, ibu dari anak perempuan sebelas tahun. Seorang pekerja rumah yang merantau ke negri antah berantah dengan bekal ilmu masak dan bebersih rumahnya. Seorang keturunan betawi asli yang hidup jauh dari tanah airnya demi sebuah cita-cita mustahil, yaitu memperbaiki keturunan. Jaenab tidak cantik, dengan tinggi semampai (semester tidak sampai. red) dan kulit sawo matangnya ia ingin agar kelak mempunyai keturunan yang lebih baik darinya. Sebab itulah wanita tersebut mengikuti program pemerintah yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat dan tentu saja perekonomian itu sendiri dengan menjadi seorang TKW.
Namun, cita-cita mulia tersebut kandas ketika ia jatuh cinta pada seorang pemuda kelahiran Betawi juga. Yah, apa mau di kata. Nasi sudah jadi bubur. Dan beginilah nasibnya sekarang. Memiliki seorang anak perempuan yang rada bawel dengan bibir agak lebar. Dialah, Siti Maesaroh. Buah cinta Jaenab dengan Safei.
(bersambung)
0 Jak-Japan Matsuri 2011
Jak-Japan Matsuri
1. Waktu Penyelenggaraan : 18 September – 25 September 2011
2. Tempat Penyelenggaraan : Jakarta dan sekitarnya
3. Penyelenggara : Komite Jak-Japan Matsuri
4. Dengan kerjasama : Pemerintah DKI Jakarta, Kedutaan Besar Jepang
5. Didukung oleh : Jakarta Japan Club
6. Organiser : Jakarta Matsuri-no Kai
Untuk keterangan lebih lanjut lanjut dapat menghubungi Sekretariat Jak-Japan Matsuri 2011
Sekretariat Jak-Japan Matsuri 2011
Garis Besar Acara Jak-Japan Matsuri (urutan tidak berdasarkan tanggal)
18 September : Upacara Pembukaan (tempat: Nikko Hotel Jakarta)
19 September
• Nakamura Japan (“KINNIKU DENSETSU – Muscle
Musical-“ dan “Drama Kerajaan Majapahit – Kizuna,
Sebuah Ikatan Persahabatan”)
• Pagelaran Musik Tradisional Jepang
• Lecture mengenai Japanese Tea
• Pertandingan Persahabatan Olahraga
• Seminar/Simposium berkaitan dengan Jepang *
• Acara Pertukaran Budaya Indonesia-Jepang
• Lecture & Demonstrasi Masakan Jepang *
20 September
21 September
22 September
23 September
24 September
25 September: FINALE (tempat : Monas)
(* masih dalam tahap rencana)
Kedutaan Besar Jepang di Indonesia
Jalan MH Thamrin No.24 Jakarta Pusat
Tel: 021-3192-4308
Fax: 021-3192-4820
E-mail: jw-jakarta@hotmail.co.jp
2. Tempat Penyelenggaraan : Jakarta dan sekitarnya
3. Penyelenggara : Komite Jak-Japan Matsuri
4. Dengan kerjasama : Pemerintah DKI Jakarta, Kedutaan Besar Jepang
5. Didukung oleh : Jakarta Japan Club
6. Organiser : Jakarta Matsuri-no Kai
Untuk keterangan lebih lanjut lanjut dapat menghubungi Sekretariat Jak-Japan Matsuri 2011
Sekretariat Jak-Japan Matsuri 2011
Garis Besar Acara Jak-Japan Matsuri (urutan tidak berdasarkan tanggal)
18 September : Upacara Pembukaan (tempat: Nikko Hotel Jakarta)
19 September
• Nakamura Japan (“KINNIKU DENSETSU – Muscle
Musical-“ dan “Drama Kerajaan Majapahit – Kizuna,
Sebuah Ikatan Persahabatan”)
• Pagelaran Musik Tradisional Jepang
• Lecture mengenai Japanese Tea
• Pertandingan Persahabatan Olahraga
• Seminar/Simposium berkaitan dengan Jepang *
• Acara Pertukaran Budaya Indonesia-Jepang
• Lecture & Demonstrasi Masakan Jepang *
20 September
21 September
22 September
23 September
24 September
25 September: FINALE (tempat : Monas)
(* masih dalam tahap rencana)
Kedutaan Besar Jepang di Indonesia
Jalan MH Thamrin No.24 Jakarta Pusat
Tel: 021-3192-4308
Fax: 021-3192-4820
E-mail: jw-jakarta@hotmail.co.jp
0 Aku Melupakanmu
Aku melupakanmu, jelas.
Hitung saja sudah berapa detik, menit, jam, hari, bulan, bahkan tahun aku tidak menyentuhmu. Biadab, bukan. Tak pernah mengerti apa yang tengah terjadi padaku, kini. Aku kehilangan diriku. Kau paham?
Kini aku tidak lagi menulis, tidak lagi membaca, ataupun merangkai kata-kata indah yang bahkan tidak bisa di bilang indah. Aku terperangkap dalam sebuah kotak besar bernama "Pekerjaan". Sibuk berkutat sendiri di dalamnya sampai aku mengabaikan satu-satunya tempat pelampiasan emosiku. Disini. Aku melupakan hal-hal yang dulu aku minati. Tapi aku tidak menyalahkannya.
Dan hari ini, aku mulai duduk di depan Lappi. Menyalakan tombolnya dan mulai berselancar. Mengetik sebuah alamat yang aku lupakan. Perlahan jemariku bergerak, sedikit demi sedikit mengisi kekosongan yang sudah lama bersarang padanya. Aku bersalah, yeah, aku tahu itu. Perasaan itu melekatiku selayaknya kantong plastik yang terkena uap panas. Menempel erat.
Sekuat tenaga aku mulai menyusun satu demi satu kata yang nantinya akan ku torehkan di dalamnya, atau hanya mencoba membangkitkan gairah lama untuk sekedar menulis. Meskipun awalnya terasa berat, aku tetap berupaya. Namun, hal-hal yang sudah sekian lama menghilang memang tidak begitu saja dapat di bangkitka secepat kau menjentikkan jari. Ini tidak instan, bung. Tidak mudah merapal dalam satu paragrap penuh.
Hanya saja yang jelas, Aku berjanji pada diriku sendiri. Untuk rutin mengunjunginya sesering mungkin. Ku harap mood itu akan segera kembali.
Hitung saja sudah berapa detik, menit, jam, hari, bulan, bahkan tahun aku tidak menyentuhmu. Biadab, bukan. Tak pernah mengerti apa yang tengah terjadi padaku, kini. Aku kehilangan diriku. Kau paham?
Kini aku tidak lagi menulis, tidak lagi membaca, ataupun merangkai kata-kata indah yang bahkan tidak bisa di bilang indah. Aku terperangkap dalam sebuah kotak besar bernama "Pekerjaan". Sibuk berkutat sendiri di dalamnya sampai aku mengabaikan satu-satunya tempat pelampiasan emosiku. Disini. Aku melupakan hal-hal yang dulu aku minati. Tapi aku tidak menyalahkannya.
Dan hari ini, aku mulai duduk di depan Lappi. Menyalakan tombolnya dan mulai berselancar. Mengetik sebuah alamat yang aku lupakan. Perlahan jemariku bergerak, sedikit demi sedikit mengisi kekosongan yang sudah lama bersarang padanya. Aku bersalah, yeah, aku tahu itu. Perasaan itu melekatiku selayaknya kantong plastik yang terkena uap panas. Menempel erat.
Sekuat tenaga aku mulai menyusun satu demi satu kata yang nantinya akan ku torehkan di dalamnya, atau hanya mencoba membangkitkan gairah lama untuk sekedar menulis. Meskipun awalnya terasa berat, aku tetap berupaya. Namun, hal-hal yang sudah sekian lama menghilang memang tidak begitu saja dapat di bangkitka secepat kau menjentikkan jari. Ini tidak instan, bung. Tidak mudah merapal dalam satu paragrap penuh.
Hanya saja yang jelas, Aku berjanji pada diriku sendiri. Untuk rutin mengunjunginya sesering mungkin. Ku harap mood itu akan segera kembali.
Aku menunggumu...
0 It's me
Dont judge the book by the cover.
Lihat kalimat di atas kan? Ya ya, pasti kalian semua udah ga asing lagi sama kalimat itu beserta artinya. Jangan hanya menilai sebuah buku karena sampul depannya. Well, sama kaya gw.
Jangan nilai gw hanya karena apa yang terlihat di luar. Karena apa, hm? Karena gw ga sebaik apa yang kalian pikir.
Oh well, ga semua manusia sempurna, rite? Setuju kan sama pendapat gw yang satu ini. Iya aja deh ya. Dan gw juga sama. Gw cuma sebatas manusia rentan yang juga bisa luput dari khilaf dan kesalahan. Ga muna deh, gw ga baik-baik amat. Masih banyak celah dan beberapa sifat buruk yang bersarang di hati gw. Tapi maksudnya gw juga bukan seorang penjahat loh ya. Hahaha...
Oke, skip.
Yang mau gw bilang disini cuma agar kalian paham. Kenapa gw sampe tega bilang ini dan itu dan gw akui celotehan celotehan gw agak kasar. Yeah, manusia. Siapa sih yang ga pernah buat salah. Kadang kesalahan akan membuat kita belajar memperbaikinya. Kesalahan dan kegagalan akan menguatkan kita dan sebagai pertanda bahwa kita harus lebih baik di masa depan.
Gw terkadang egois, galak, sinis, jutek or whatever lah kalian mau nyebut gw apa, gw terima. Karena itu memang sebagian dari sifat gw. Atau kalian mau bilang gw lebay atau kelewat sensitif juga boleh. Coz, kalo gw udah ngadepin satu masalah, apapun itu dan sekecil apapun masalah itu, ga bisa gw pendem sendiri. Dan mungkin, masalah ini bisa bikin mood gw drop sampe beberapa hari ke depan. Yeah, anggap aja satu masalah kaya luka tusuk ke kulit deh. Butuh waktu kan untuk luka itu bisa pulih. Dan efek kerjanya sama kaya hati gw.
Oke, gw emang terlalu sensitif. Segala apapun yang berkelebatan di hidup gw, selalu gw mainkan dengan hati. Kalo lagi bahagia, hati gw seneng. Kalo lagi terpuruk ya, hati gw juga ikut terjerumus. Dan gw minta maaf jika sifat gw yang satu ini udah bikin kalian sakit hati, ga terima dan seBagainya. I'm so sorry and trust me, I dont mean it, okey.
Gw terkadang bisa amat sangat manis dan baik jika orang yang gw hadepin juga seperti itu. Dan sekali gw udah nganggep kalian temen, well, itu artinya temen seumur hidup. Ga mustahil gw bakal sangat sayang sama kalian, walaupun kita ga pernah ketemu. Yeah, salah satu sifat bodoh gw yang lain. Gw terlalu cepet percaya dan sayang sama orang lain yang udah gw anggep temen, bahkan gw anggep keluarga. But its okey. Ga masalah buat gw.
Tapi, gw bisa jadi orang yang nyebelin, galak, sinis sama orang-orang yang bikin gw kecewa. Orang2 yang annoyying, boong, dan nyebelin. Dan jika gw udah kecewa apalagi kalo sampe ngebuat gw sakit hati, well, unfortunately for you, sikap gw ga bakal sama lagi. Mungkin masih bisa temenan, tapi gw ga janji sikap gw bakal sama sebelum kalian ngecewain gw.
So, gw mohon sama kalian, guys. Kalian yang udah gw anggep temen, sahabat, bahkan keluarga. Gw mohon dengan sangat untuk ga buat gw kecewa sama kalian. Coz I already care to all of you. Gw udah terlanjur sayang sama kalian. Dan gw ga mau hal ini berubah.
Dan sory lagi klo tulisan gw ini nyinggung. Sory banget. Gw hanya ingin nyampein kata hati gw, dan maap kalo terkesan berlebihan.
Lihat kalimat di atas kan? Ya ya, pasti kalian semua udah ga asing lagi sama kalimat itu beserta artinya. Jangan hanya menilai sebuah buku karena sampul depannya. Well, sama kaya gw.
Jangan nilai gw hanya karena apa yang terlihat di luar. Karena apa, hm? Karena gw ga sebaik apa yang kalian pikir.
Oh well, ga semua manusia sempurna, rite? Setuju kan sama pendapat gw yang satu ini. Iya aja deh ya. Dan gw juga sama. Gw cuma sebatas manusia rentan yang juga bisa luput dari khilaf dan kesalahan. Ga muna deh, gw ga baik-baik amat. Masih banyak celah dan beberapa sifat buruk yang bersarang di hati gw. Tapi maksudnya gw juga bukan seorang penjahat loh ya. Hahaha...
Oke, skip.
Yang mau gw bilang disini cuma agar kalian paham. Kenapa gw sampe tega bilang ini dan itu dan gw akui celotehan celotehan gw agak kasar. Yeah, manusia. Siapa sih yang ga pernah buat salah. Kadang kesalahan akan membuat kita belajar memperbaikinya. Kesalahan dan kegagalan akan menguatkan kita dan sebagai pertanda bahwa kita harus lebih baik di masa depan.
Gw terkadang egois, galak, sinis, jutek or whatever lah kalian mau nyebut gw apa, gw terima. Karena itu memang sebagian dari sifat gw. Atau kalian mau bilang gw lebay atau kelewat sensitif juga boleh. Coz, kalo gw udah ngadepin satu masalah, apapun itu dan sekecil apapun masalah itu, ga bisa gw pendem sendiri. Dan mungkin, masalah ini bisa bikin mood gw drop sampe beberapa hari ke depan. Yeah, anggap aja satu masalah kaya luka tusuk ke kulit deh. Butuh waktu kan untuk luka itu bisa pulih. Dan efek kerjanya sama kaya hati gw.
Oke, gw emang terlalu sensitif. Segala apapun yang berkelebatan di hidup gw, selalu gw mainkan dengan hati. Kalo lagi bahagia, hati gw seneng. Kalo lagi terpuruk ya, hati gw juga ikut terjerumus. Dan gw minta maaf jika sifat gw yang satu ini udah bikin kalian sakit hati, ga terima dan seBagainya. I'm so sorry and trust me, I dont mean it, okey.
Gw terkadang bisa amat sangat manis dan baik jika orang yang gw hadepin juga seperti itu. Dan sekali gw udah nganggep kalian temen, well, itu artinya temen seumur hidup. Ga mustahil gw bakal sangat sayang sama kalian, walaupun kita ga pernah ketemu. Yeah, salah satu sifat bodoh gw yang lain. Gw terlalu cepet percaya dan sayang sama orang lain yang udah gw anggep temen, bahkan gw anggep keluarga. But its okey. Ga masalah buat gw.
Tapi, gw bisa jadi orang yang nyebelin, galak, sinis sama orang-orang yang bikin gw kecewa. Orang2 yang annoyying, boong, dan nyebelin. Dan jika gw udah kecewa apalagi kalo sampe ngebuat gw sakit hati, well, unfortunately for you, sikap gw ga bakal sama lagi. Mungkin masih bisa temenan, tapi gw ga janji sikap gw bakal sama sebelum kalian ngecewain gw.
So, gw mohon sama kalian, guys. Kalian yang udah gw anggep temen, sahabat, bahkan keluarga. Gw mohon dengan sangat untuk ga buat gw kecewa sama kalian. Coz I already care to all of you. Gw udah terlanjur sayang sama kalian. Dan gw ga mau hal ini berubah.
Dan sory lagi klo tulisan gw ini nyinggung. Sory banget. Gw hanya ingin nyampein kata hati gw, dan maap kalo terkesan berlebihan.
0 Ga ada judul
Haa...
*hela nafas panjang*
Ga tau kata apa yang bisa ngegambarin perasaan hati gw sekarang, yang jelas gw bener-bener cape dengan semua permasalahan yang terus bergulir tiada henti. Kaya bola salju, Makin lama makin besar dan gw ga tau cara buat menghentikannya.
Semua masalah yang ada di hidup gw ga berenti ngehantam layaknya debur ombak yang perlahan mengikis karang. Badai yang terjadi ga hanya di diri gw sendiri, tapi juga keluarga gw. Gw cape sumpah.
Rasanya pengen ngilang sementara, tapi gw ga mau jadi pengecut. I don't want to run away anymore. Melarikan diri ga akan pernah nyelesein masalah yang ada. Tapi gw juga ga tau harus mulai darimana buat ngadepein ini semua.
Semua masalah yang dateng slalu gw pendem. Brusaha ngadepinnya sendirian tanpa ada satu orang yang bisa gw ajak diskusi. Gw takut suatu hari nanti gw ga bakalan sanggup nampung itu semua dan akhirnya meledak. Hati gw ga cukup besar buat nampung beban itu.
*hela nafas panjang*
Ga tau kata apa yang bisa ngegambarin perasaan hati gw sekarang, yang jelas gw bener-bener cape dengan semua permasalahan yang terus bergulir tiada henti. Kaya bola salju, Makin lama makin besar dan gw ga tau cara buat menghentikannya.
Semua masalah yang ada di hidup gw ga berenti ngehantam layaknya debur ombak yang perlahan mengikis karang. Badai yang terjadi ga hanya di diri gw sendiri, tapi juga keluarga gw. Gw cape sumpah.
Rasanya pengen ngilang sementara, tapi gw ga mau jadi pengecut. I don't want to run away anymore. Melarikan diri ga akan pernah nyelesein masalah yang ada. Tapi gw juga ga tau harus mulai darimana buat ngadepein ini semua.
Semua masalah yang dateng slalu gw pendem. Brusaha ngadepinnya sendirian tanpa ada satu orang yang bisa gw ajak diskusi. Gw takut suatu hari nanti gw ga bakalan sanggup nampung itu semua dan akhirnya meledak. Hati gw ga cukup besar buat nampung beban itu.
0 Nihon Bunka Matsuri
Nihon Bunka Matsuri @ Unas 121209
Hai minna…Ogenki desu ka??
Huwoo…Akhirnya setelah hampir 5 bulan vakum dari dunia jejepunan, gw bisa balik lagi kesini. Hihihihi…^0^ Dengan sedikit dorongan dari si putri, soalna gw ga ngerencanain mau ke Unas. Abis gw lupa jalannya kemana n ga ada temen barengan pula. Hemm, setelah nanya sana-sini angkot ke Unas. N ini juga karna temen2 Kazoku bilang mau pada dateng, (kecuali moko yang katana ga bisa dateng). yah, masa gw ga. Kan gw dah kangen bgt ma mreka semua, sok lah brangkat juga akhirnya. n_n
Meski diwarnai hujan n schedulenya sedikit ngaret, tapi acaranya yang cukup meriah. Janjian ketemuan disana sekitar jam 1 or 2an, berarti dari rumah musti jam 11 nih. Mempertimbangkan lamanya ngetem dan macet plus klo sampe nyasar. Hahaha…
Dari priuk sih cuaca masih bersahabat a.k.a panas banget, eh pas udah mu nyampe malah ujan deres. Ckckckck…yasudahlah apa boleh buat. Tapi setiba di Unas jam setengah 2 sih udah agak mendingan, cuma gerimis mengundang sajah. lol. =)) Tapi anak2 blum pada dateng, terpaksa gw ngiter2 ndirian. Eh tapi sempet ketemu ama temen gw dulu sih yang anak Unas sekaligus panitianya. Abis itu ke mesjid buat solat dzuhur n sekalian istirahat sambil nunggu yang laen pada nongol.
Kira2 sms-an ama mereka yg janjian ketmu gini nih balesna.
From Ran: Sora bentar ya dirumah gw ujan, gw tunggu ujan brenti dulu.
From Nami: Gw masih di Roxy Sora, gomen ya.
From Chindri: Mav Sora, gw datengnya abis magrib, cuz hari ini masuk kerja. Lw coba sms nami aja y!
From Sishi: Blum..masih dijalan, kejebak ujan neh. >.< Ywdh selagi nunggu di mesjid mending onlen dulu. Wkwkwkwk…*tetep*. Bosen onlen, sms-an ama moko. Eh setelah Ashar baru deh si Ran muncul n minta dijemput di deket telpon umum. Yo wess, tak samperin. Abis ketemu dia, ada pembagian kopi gratis, ikutan ngantri ahh. N selagi nyari2 toilet di dalem kampusnya, kita sambil liat2 deh. Ga berapa lama pas kita lagi duduk2, nami sms ngabarin klo dia dah dateng. Kita samperin deh nami n sensei di mesjid. Team udah komplit minus chindri (halah), kita langsung dah serbu para cosplayer buat poto. Emang ga jauh2 dari kata narsis. Kayanya kita ngerasa ivent kali ini ga terlalu seru deh, apa karna udah bosen atau acaranya yang cuma begitu-gitu aja. Hemm, tapi lumayanlah buat kita ngumpul2. Secara rumah kita pada jauh2, jadi ya cuma disini kita bisa kumpul.


Cape hunting cosplayer, kita pada ngadem a.k.a duduk2 di bawah poon, tapi sayang tuh poon masih kecil, jadina ga kerasa adem. Eh trus ketemu ama vman dkk, selagi ngaso plus ngobrol2 eh kita di interpiu ama sensei. Tapi itu mah bukan wawancara deh, abis jawabnya pada nyamber2. Ga tau deh, sensei bisa nerjemahin apa yang kita omongin apa ga. Wkakakaka….=))
Hari mulai berangsur senja, n perut kita juga udah mulai bernyanyi (baca: laper), ywdh, kita nyari makanan deh. Stelah mikir2 n adu argument ujung2nya tetep makan “Mie Ayam”. Ahahaha…Setelah pada kenyang kita balik ke dalam kampusnya, buat liat band2 yang bawain lagu Laruku. Tapi ga begitu merhatiin sih, Cuz gw konsen mu nyari onigiri minta di anter nami, eh yang ketemu malah boneka Teru2Bozu. Ehemm, mumpung keadaan lagi sepi n ga kliatan panitia yang bersliweran, gw ama nami ada ide buat ngambil boneka itu yang masih kegantung. Hihihi…

Psssstttt…..
Jangan bilang2 yak, ini rahasia kita ajah. ^0^
*woi, kita dah tau kali* =))=))
Setelah kita cekikikan ngambil tuh boneka, anak2 yang laen pada ngilang. Beuh…pada kemana nih. Mana udah malem, mata gw kicer nyari mereka diantara ribuan orang yang lagi pada asik di depan panggung *lebay mode on* =))
Terpaksa dipakailah jurus pamungkas, yaitu sms. Nyahahaha…trus langsung dibales ama Ran klo mreka lagi ada didalem gedung Unasnya. Yawudah, gw n nami nyamperin Ran, Sensei, Ryuu, ama Edy (Pian). Disana mereka lagi ngeburning CD pesenan Ran. Selagi nunggu, gw ama nami poto2 lagi. n kali ini mamer boneka Teru2 Bozu yang berhasil kita embat.
*ketawa setan*
Gw sms vman tapi ga dibales2, apa karna ada Ryuu yah disini jadi dia ga mau dateng. Takut ada CLBK kali yak. Ehehehe….*plak*
*digetok Ryuu*
*dijitak Vman*
Slesei nge-bakar, kayanya waktu untuk pulang nih. Gw ama Ran nyari si vman yang katanya mau ikut pulang bareng. Setelah nyari2 akhirnya ketemu, tapi keknya dia masih berat ninggalin tuh acara coz ada band gtu. Gw tarik2 aja tuh, biar cepet. Sedangkan nami ama sensei plus ryuu n edy masih disana ampe chndri dateng.
nyampe rumah sekitar jam 10. badan kerasa pegel2 abis cuci kaki, cuci muka langsung tidur. hahaha...
I'm glad having friend like You all guys, thanx for today. I'm so happy...
n_n
sampai ketemu di ivent selanjutnya (emm, klo ga ada halangan yah)
Hai minna…Ogenki desu ka??
Huwoo…Akhirnya setelah hampir 5 bulan vakum dari dunia jejepunan, gw bisa balik lagi kesini. Hihihihi…^0^ Dengan sedikit dorongan dari si putri, soalna gw ga ngerencanain mau ke Unas. Abis gw lupa jalannya kemana n ga ada temen barengan pula. Hemm, setelah nanya sana-sini angkot ke Unas. N ini juga karna temen2 Kazoku bilang mau pada dateng, (kecuali moko yang katana ga bisa dateng). yah, masa gw ga. Kan gw dah kangen bgt ma mreka semua, sok lah brangkat juga akhirnya. n_n
Meski diwarnai hujan n schedulenya sedikit ngaret, tapi acaranya yang cukup meriah. Janjian ketemuan disana sekitar jam 1 or 2an, berarti dari rumah musti jam 11 nih. Mempertimbangkan lamanya ngetem dan macet plus klo sampe nyasar. Hahaha…
Dari priuk sih cuaca masih bersahabat a.k.a panas banget, eh pas udah mu nyampe malah ujan deres. Ckckckck…yasudahlah apa boleh buat. Tapi setiba di Unas jam setengah 2 sih udah agak mendingan, cuma gerimis mengundang sajah. lol. =)) Tapi anak2 blum pada dateng, terpaksa gw ngiter2 ndirian. Eh tapi sempet ketemu ama temen gw dulu sih yang anak Unas sekaligus panitianya. Abis itu ke mesjid buat solat dzuhur n sekalian istirahat sambil nunggu yang laen pada nongol.
Kira2 sms-an ama mereka yg janjian ketmu gini nih balesna.
From Ran: Sora bentar ya dirumah gw ujan, gw tunggu ujan brenti dulu.
From Nami: Gw masih di Roxy Sora, gomen ya.
From Chindri: Mav Sora, gw datengnya abis magrib, cuz hari ini masuk kerja. Lw coba sms nami aja y!
From Sishi: Blum..masih dijalan, kejebak ujan neh. >.< Ywdh selagi nunggu di mesjid mending onlen dulu. Wkwkwkwk…*tetep*. Bosen onlen, sms-an ama moko. Eh setelah Ashar baru deh si Ran muncul n minta dijemput di deket telpon umum. Yo wess, tak samperin. Abis ketemu dia, ada pembagian kopi gratis, ikutan ngantri ahh. N selagi nyari2 toilet di dalem kampusnya, kita sambil liat2 deh. Ga berapa lama pas kita lagi duduk2, nami sms ngabarin klo dia dah dateng. Kita samperin deh nami n sensei di mesjid. Team udah komplit minus chindri (halah), kita langsung dah serbu para cosplayer buat poto. Emang ga jauh2 dari kata narsis. Kayanya kita ngerasa ivent kali ini ga terlalu seru deh, apa karna udah bosen atau acaranya yang cuma begitu-gitu aja. Hemm, tapi lumayanlah buat kita ngumpul2. Secara rumah kita pada jauh2, jadi ya cuma disini kita bisa kumpul.
Cape hunting cosplayer, kita pada ngadem a.k.a duduk2 di bawah poon, tapi sayang tuh poon masih kecil, jadina ga kerasa adem. Eh trus ketemu ama vman dkk, selagi ngaso plus ngobrol2 eh kita di interpiu ama sensei. Tapi itu mah bukan wawancara deh, abis jawabnya pada nyamber2. Ga tau deh, sensei bisa nerjemahin apa yang kita omongin apa ga. Wkakakaka….=))
Hari mulai berangsur senja, n perut kita juga udah mulai bernyanyi (baca: laper), ywdh, kita nyari makanan deh. Stelah mikir2 n adu argument ujung2nya tetep makan “Mie Ayam”. Ahahaha…Setelah pada kenyang kita balik ke dalam kampusnya, buat liat band2 yang bawain lagu Laruku. Tapi ga begitu merhatiin sih, Cuz gw konsen mu nyari onigiri minta di anter nami, eh yang ketemu malah boneka Teru2Bozu. Ehemm, mumpung keadaan lagi sepi n ga kliatan panitia yang bersliweran, gw ama nami ada ide buat ngambil boneka itu yang masih kegantung. Hihihi…
Psssstttt…..
Jangan bilang2 yak, ini rahasia kita ajah. ^0^
*woi, kita dah tau kali* =))=))
Setelah kita cekikikan ngambil tuh boneka, anak2 yang laen pada ngilang. Beuh…pada kemana nih. Mana udah malem, mata gw kicer nyari mereka diantara ribuan orang yang lagi pada asik di depan panggung *lebay mode on* =))
Terpaksa dipakailah jurus pamungkas, yaitu sms. Nyahahaha…trus langsung dibales ama Ran klo mreka lagi ada didalem gedung Unasnya. Yawudah, gw n nami nyamperin Ran, Sensei, Ryuu, ama Edy (Pian). Disana mereka lagi ngeburning CD pesenan Ran. Selagi nunggu, gw ama nami poto2 lagi. n kali ini mamer boneka Teru2 Bozu yang berhasil kita embat.
*ketawa setan*
Gw sms vman tapi ga dibales2, apa karna ada Ryuu yah disini jadi dia ga mau dateng. Takut ada CLBK kali yak. Ehehehe….*plak*
*digetok Ryuu*
*dijitak Vman*
Slesei nge-bakar, kayanya waktu untuk pulang nih. Gw ama Ran nyari si vman yang katanya mau ikut pulang bareng. Setelah nyari2 akhirnya ketemu, tapi keknya dia masih berat ninggalin tuh acara coz ada band gtu. Gw tarik2 aja tuh, biar cepet. Sedangkan nami ama sensei plus ryuu n edy masih disana ampe chndri dateng.
nyampe rumah sekitar jam 10. badan kerasa pegel2 abis cuci kaki, cuci muka langsung tidur. hahaha...
I'm glad having friend like You all guys, thanx for today. I'm so happy...
n_n
sampai ketemu di ivent selanjutnya (emm, klo ga ada halangan yah)
